Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts

Harusnya zaman tak mengubah gotong royong

 
Gotong royong itulah nama yang seharusnya tetap dibudayakan hingga saat ini, kata gotong royong kini hampir pudar di kalangan masyarakat desa padahal itu merupakan warisan yang sangat baik buat kita semua dengannya sesuatu menjadi ringan, misalnya membangun sesuatu di desa bila dikerjakan secara gotong royong maka akan mengurangi biaya. Banyak hal yang menyebabkan gotong royong itu hilang atau memudar diantaranya kecemburuan sosial antar masyarakat, kesibukan juga mempengaruhi hal tersebut. Namun jika kesadaran berapa pentingnya hal itu harus tetap terbangun maka maka nyatalah keberadaan suatu desa. Karna desa terbangun dari kegotong royongan terdahulu lalu mengapa sekarang harus hilang.

Gotong royong tidak hanya berwujud dalam tenaga tapi juga dengan berfikir berharap zaman tidak mengubah hal itu sehingga gotong royong harus lenyap dalam suatu desa.

Ungkapan hati sang pejuang

 
Beralaskan papan, beratapkan sirap yang tak jarang matahari menembus dari segala celah banguan tua. Hanya empat dari lima ruang kelas yang layak untuk tempat belajar. Hanya satu dari tiga guru yang tersedia senatia mengajar. Ke sana kemari berpindah kelas mendidik dan manjadi teladan, dialah Kepala Sekolah merangkap guru semua mata pelajaran. 

Jika dibentang garis lurus, hanya 2,5 Km saja dari rumahku, tapi kala itu angkanya berlipatganda, setidaknya tiga kampung harus dilewati, hamparan kebun karet sebagai peneduh jalan yang tak pernah bercumbu dengan aspal. Padang ilalang yang tak yang tak habis mata memandang membentang. Jalan setapak berliku yang selalu megotori kuku sebab alas kaki bernama sepatu hanya satu dan dipakai ketika akan masuk di depan pintu. 

Memang tak banyak, kami hanya 78 siswa saja dari 6 kelas. Sebagian masuk siang, sebagian kelas digabung karna tak tak cukup ruang. Satu persatu lulus, tapi tak sedikit yang putus. Berkayuh sampan ketika banjir bukan hal yang aneh tapi keharusan. Bergotong-royong menebas rumput setiap sabtu, bukan hal yang tabu. Bahkan membawa adik dan mengayunkannya di kelas juga ada karena ibu subuk menanam padi disawah.  Tapi itu hanya bagian kecil dari segudang cerita bahagia bersekolah di gedung tua. Takkan habis walau jam dinding berkali-kali berotasi kembali ke asalnya. Begitu banyak cerita yang kami anggap itu semua cerita bahagia. 

Tetapi hari ini, gedung megah berpondasi beton berdiri tegap di reruntuhan geudng tua yang namanya masih sama, SDN 08 Terentang. Konon katanya tak sedikit atlet Kalbar lahir dari gedung ini. Renang dan lari sudah pasti, bukan sekedar olahraga lagi tapi sudah kebiasan sehari-hari. Konon katanya juga ada siswa berprestasi yang lahir dari gudung tua seblum ini, menjajakkan nama kampungnya halaman ke lintas kementerian, mejain relasi dan belajar hingga keluar negeri.

#Bukan dari mana kita berasal tapi kemana kita menuju...#My beloved primary school.

KAMI MERASA FUNGSI KAMI DILANGKAHI

Kegiatan safari Safari Ramadhan dapat dijadikan sebagai salah satu media untuk menyampaikan informasi dari pemerintah Kabupaten kepada masyarakat, kegiatan Safari Ramadhan pada tahun ini di Kabupaten Kubu Raya untuk wilayah Kecamatan Terentang rencana diawal berdasarkan komfirmasi Bapak Camat Terentang (H. Suhartono, SE) akan dilaksanakan di Desa Teluk Empening yang dihadiri Bapak Bupati Kabupaten Kubu Raya (Rusman Ali). Kabar Safari Ramadhan ini telah di informasikan sebelum masuknya bulan ramadhan dan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2014, mendengan informasi tersebut Pemerintah Desa Teluk Empening langsung mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut kedatangan Bapak Bupati beserta rombongan tersebut.

Kegiatan Safari Ramadhan ini juga rencananya akan di ikuti juga dengan kegiatan Pasar Murah oleh dinas Perindagkop Kabupaten Kubu Raya, sekali lagi Pemerintah Desa Teluk Empening segera mempersiapkan sesuatunya untuk menyambut hal tersebut. Beberapa waktu sebelum hari H pelaksanaan kegiatan tersebut Pemerintah Desa Teluk Empening sedikit kecewa setelah mendapat komfirmasi dari Kecamatan bahwa pelaksanaan Safari Ramadhan di pindah ke desa lain yang masih berada di wilayah Kecamatan Terentang yaitu Desa Radak Baru, kontan saja persiapan yang dilakukan langsung dihentikan.

Bersama hal itu juga Camat Terentang juga mengkomfirmasikan bahwa pelaksanaan pasar murah juga di pindah namun hanya separuh dari jumlah paket yang ada, sekali lagi Pemerintah Desa Teluk Empening sedikit merasa kecewa dengan hal tersebut, namun kami memaklumi karena itu merupakan keputusan dari atasan kami. 

Pada saat pelaksanaan tersebut sampai pada waktu H-2 Pemerintah Desa Teluk Empening belum mendapat komfirmasi lanjutan dengan pelaksanaan pasar murah yang hanya tinggal separuhnya dari pihak terkait walaupun sebelumnya kami sudah mendapati Surat Resmi dari Dinas terkait, namun kami tidak diberitahukan seperti apa pelaksanaan dan apa saja yang perlu kami persiapkan hanya saja kami sudah mempersiapkan tempat setelah mendapati surat tersebut.

Hingga tiba hari pelaksanaan pada tanggal 14 juli kemarin kami Pemerintah Desa Teluk Empening tidak mendapat komfirmasi apapun dari Camat atau dinas terkait tentang pelaksanaan pasar murah tersebut, kami merasa bingung tindak lanjut tidak ada namun pelaksanaan tersebut dilaksanakan orang lain di salah satu dusun yang ada di Desa Teluk Empening tanpa melalui Pemerintah Desa Termasuk Kepala Dusun yang berada diwilayah tempat pelaksanaan tersebut tidak mengetahui dan tidak diberitahukan.

Pemerintah Desa Teluk Empening kini merasa dilangkahi fungsinya, dalam hal ini kamipun bingung dalam pelaksanaan tersbut yang dilaksanakan salah satu warga atas perintah siapa?, kami mendapati beban moral karena kami dilangkahi kami merasa wibawa kami di injak dengan hal ini. pada dasarnya siapapun yang melaksanakan kegiatan ini demi untuk masyarakat kami itu bukanlah sesuatu yang salah, namun jika ini merupakan program dari Pemerintah Daerah Kepada Desa Teluk Empening semestinya Kami Pemerintah Desa Teluk Empening dilibatkan agar program Pemda ini dapat berjalan seperti yang di inginkan (berdaya guna dan tepat guna).

Kami berharap ini mendapat jawaban dari pihak yang terkait dengan pelaksanaan ini, agar persoalan ini tidak menimbulkan hal-hal yang akan menjadikan kami dianggap tidak ada keberadaannya, dan agar hal-hal seperti ini tidak terulang kembali.

DESA BUTUH KADER TEKNIS

 
empeningnews,7/9/11 Untuk menjawab tantangan perkembangan masyarakat, sejauh mana proses pembangunan bisa meningkatkan kapasitas masyarakat desa sehingga mencapai kemandirian dan kesejahteraan, masyarakat harus dilatih dalam hal ini adalah pelatihan peningkatan kapasitas bidang sarana prasarana.
Agar desa maju, kokoh, mandiri, berdaulat, tidak mudah terpengaruh situasi dan dampak negatif global, maka desa harus memiliki otonomi dalam merencanakan pembangunan, masyarakat desa harus menemukan strategi pembangunannya sendiri, dengan pola pembangunan desa yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat desa, pembangunan harus berbasis pada potensi desa sendiri, mampu mempertemukan kebutuhan materi dan kebutuhan non materi manusia,  sehingga masyarakat adat dan penduduk akan mendapatkan porsi cukup serta dapat ikut memanfaatkan hasil pembangunan, jangan sampai menjadi korban pembangunan itu sendiri.
Desa mempunyai hak mendapatkan kompensasi  yang proporsional atas hasil-hasil dan keuntungan dari pembangunan desa yang dibayarkan kepada pemerintah melalui pajak dan lain lain.

Pembangunan sarana dan prasarana perdesan merupakan salah satu kebutuhan masyarakat desa yang utama, namun pembangunan desa itu sendiri jangan hanya dimaknai sebagai terbangunya sarana prasarana perdesaan semata, lebih utama lagi bila bertumpu pada pembangunan manusianya,  pembangunan sarana prasarana perdesaan yang berbasis kepada keputusan rakyat, secara fungsional dapat menunjang peningkatan mutu kehidupan masyarakat desa secara keseluruhan, sehingga dapat terjamin pula pelestarian dan pengembangannya.

Untuk mendukung Kemandirian dan otonomi desa, desa juga harus mampu mengambil keputusan yang tepat dibidang teknik, artinya dalam aspek teknik, desa harus dapat mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan serta melestarikan sarana prasaran desa secara mandiri dan berkualitas.

PENINGKATAN KUALITAS PENDUDUK DESA MELALUI PROGRAM DESA PINTAR

 

Pemanfaatan akses internet perdesaan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pendampingan pertanian, perbankan dan aktivitas UKM. Sedangkan Desa Pintar dimaksudkan untuk menghilangkan kesenjangan informasi dan pendidikan, karena dengan adanya komputer yang dilengkapi akses internet, masyarakat dapat mengakses informasi apapun termasuk dunia pendidikan dan pengetahuan lainnya.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat memang menuntut kita agar terus meng update informasi jika tidak mau ketinggalan informasi baru. Internet sebagai media yang berperan besar dalam arus informasi ini, merupakan sarana yang perlu dimanfaatkan secara optimal. Memang tidak semua yang ada di internet ttu baik, tetapi jika kita dapat menggunakannya secara arif maka kita akan dapat berkembang dan dapat dengan cepat memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk pengembangan usaha maupun menciptakan suatu hal baru yang dapat berguna bagi masyarakat luas.
Namun, di Indonesia pemanfaatan internet tersebut masih kurang optimal. Hanya daerah perkotaan saja yang telah memanfaatkannya dengan baik. Sementara di wilayah perdesaan masih jarang yang menggunakan internet. Padahal penduduk desa seringkali mempunyai potensi yang tinggi dalam inovasi. Oleh karena itu, diperlukan adanya program penyuluhan dan pemberdayaan Desa Pintar (Desa Punya Internet) mengingat pentingnya teknologi tersebut.
Terlebih lagi di era perdagangan bebas ASEAN China (AC-AFTA), yang menyebabkan barang-barang yang datang dari luar negeri tidak lagi dikenakan bea masuk. Jika penduduk desa mulai dari sekarang tidak segera ditingkatkan SDM-nya, maka kemungkinan masyarakat terpuruk akan semakin besar, mengingat semakin banyaknya para pedagang asing yang memonopoli pasaran di Indonesia. Dengan pemberdayaan Desa Pintar diharapkan masyarakat desa bisa mandiri dan berinovasi sesuai dengan kemampuan dan kreativitas masing-masing.
Setiap desa yang ada di Indonesia memang memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing dalam berbagai segi dan bidang. Mulai dari tekstur wilayah, jenis tanah, letak geografis, seni budaya, kerajinan, makanan, wisata, bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan lain-lain. Dari berbagai segi dan bidang yang berbeda tersebut, banyak yang belum dikenal oleh desa, daerah, kota dan negara lain sehingga banyak potensi desa yang belum digali secara maksimal.
Dengan adanya program Desa Pintar, diharapkan tiap desa dapat saling berbagi ilmu dan kreativitas yang mereka miliki dan juga memperkenalkan hasil desa dan potensi desa tersebut ke desa, daerah, kota dan bahkan negara yang lain. Misalnya berbagi ilmu tentang hasil karya kerajinan desa tertentu, berbagi ilmu tata cara bertani di suatu desa tertentu, berbagi ilmu tentang cara meningkatkan potensi wisata suatu desa tertentu atau bahkan saling bertukar pikiran dari suatu desa dengan desa yang lain, saling berkomunikasi secara langsung untuk mencari solusi suatu permasalahan desa tertentu agar desa-desa yang lain dapat mengambil ilmu dan manfaat dari desa yang lainnya untuk dapat meningkatkan semua potensi desa yang ada.
Program Desa Pintar tidak ubahnya seperti media pembelajaran. Setiap warga desa juga dapat melakukan transaksi jual beli terhadap segala potensi yang ada. Masih belum meratanya hak akses internet karena luasnya nusantara dan banyaknya desa-desa yang ada di Indonesia ini mengakibatkan banyak hasil dan ilmu di setiap desa yang ada di Indonesia belum dimanfaatkan secara optimal dan terbagi untuk dapat meningkatkan dan memajukan desa lainnya.
Program Desa Pintar berbasis web ini dikelola oleh pemerintah setempat dan masing-masing desa dapat diberikan hak akses untuk mengelola web masing-masing desa. Informasi yang disajikan tiap desa dapat berbentuk video, gambar, teks, message, chatting, animasi, file yang bisa di-download dan di-upload dalam segala format, info, berita dan lain sebagainya. Dengan web ini pula tujuan untuk mensosialisasikan potensi dan memperkenalkan hasil potensi suatu desa dapat tercapai. Sehingga dari potensi yang ada dapat dilakukan transaksi penjualan secara online untuk meraih pangsa pasar yang luas hingga ke mancanegara.
Program Desa Pintar merupakan tindaklanjut dari program Desa Berdering yang menjadi domain Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Tahun 2010, Kemenkominfo menargetkan 5.400 desa di seluruh pelosok Indonesia sudah terkoneksi dengan internet. Sebelumnya, mulai Oktober 2009, Kemenkominfo telah melaksanakan program Desa Berdering dengan target sebanyak 78.000 desa hingga akhir tahun 2009. Pemerintah optimistis program Desa Pintar akan terwujud di seluruh desa di Indonesia, karena setiap desa telah memiliki fasilitas telepon, sehingga penyediaan akses internet di setiap desa akan lebih mudah.
Untuk program Desa Pintar tersebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran senilai Rp2 triliun yang pembiayaannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ke depan, setiap desa bakal memiliki "rumah pintar" yang memiliki berbagai fasilitas pendidikan, termasuk internet. Jadi, bagi setiap warga desa sekarang ini tidak perlu khawatir lagi, karena setiap desa akan menjadi surga ilmu pengetahuan dan teknologi bagi warganya.
Program Desa Pintar sekalipus dapat mencegah terjadinya urbanisasi. Melalui "rumah pintar, kemampuan SDM di desa akan semakin meningkat, hidup jadi lebih berkualitas, ilmu pengetahuan dan teknologi akan meningkat, serta kreativitas dan inovasi warga akan semakin tumbuh dan berkembang.Dalam kondisi demikian, warga akan mampu menggali dan mengelola setiap potensi ekonomi yang ada untuk mencapai tujuan bersama hidup berkecukupan -namun tanpa meninggalkan ciri khas perdesaan - dalam suasana penuh keakraban (gotong-royong). ( ST )
Entitas terkaitBusiness |Desa |Indonesia |Informasi |Informatika |Internet |Kemenkominfo |Misalnya |Padahal |Pemanfaatan |Pemerintah |Perkembangan |SDM |ST |Terlebih |Anggaran Pendapatan |ASEAN China |Belanja Negara |Desa Berdering |Desa Pintar |Desa Punya |Kementerian Komunikasi |Program Desa Pintar |Sedangkan Desa Pintar |PENINGKATAN KUALITAS PENDUDUK DESA MELALUI PROGRAM DESA PINTAR |
Ringkasan Artikel Ini
Dengan adanya program Desa Pintar, diharapkan tiap desa dapat saling berbagi ilmu dan kreativitas yang mereka miliki dan juga memperkenalkan hasil desa dan potensi desa tersebut ke desa, daerah, kota dan bahkan negara yang lain. Misalnya berbagi ilmu tentang hasil karya kerajinan desa tertentu, berbagi ilmu tata cara bertani di suatu desa tertentu, berbagi ilmu tentang cara meningkatkan potensi wisata suatu desa tertentu atau bahkan saling bertukar pikiran dari suatu desa dengan desa yang lain, saling berkomunikasi secara langsung untuk mencari solusi suatu permasalahan desa tertentu agar desa-desa yang lain dapat mengambil ilmu dan manfaat dari desa yang lainnya untuk dapat meningkatkan semua potensi desa yang ada. Masih belum meratanya hak akses internet karena luasnya nusantara dan banyaknya desa-desa yang ada di Indonesia ini mengakibatkan banyak hasil dan ilmu di setiap desa yang ada di Indonesia belum dimanfaatkan secara optimal dan terbagi untuk dapat meningkatkan dan memajukan desa lainnya. Pemerintah optimistis program Desa Pintar akan terwujud di seluruh desa di Indonesia, karena setiap desa telah memiliki fasilitas telepon, sehingga penyediaan akses internet di setiap desa akan lebih mudah.

http://bataviase.co.id/node/279345
Sumber :