Showing posts with label Swada Masyarakat. Show all posts
Showing posts with label Swada Masyarakat. Show all posts

Aktifitas Kec. Terentang akan terhenti, jika masalah ini tak diatasi

Teluk Empening, Kerusakan Jalan Poros Desa Teluk Empening saat ini tidak hanya berdampak pada masyarakat setempat, melainkan mengjangkau ke seluruh masyarakat se Kecamatan Terentang dan masyarakat luar yang  menggunakan jalan ini, keadaan ini sangat mendesak, sehingga perlu penangan cepat.

Jalan Poros Desa Teluk Empening merupakan batang tubuh Kecamatan Terentang karena setiap masyarakat Kecamatan Terentang ingin ke Kota Pontianak selalu menggunakan jalur ini sebaliknya juga, karena desa ini juga merupakan terasnya Kecamatan Terentang.

Kepala Desa Teluk Empening Muhammad Firdaus mengatakan sat ini banyak sekali aktifitas terhenti akibat kerusakan jalan ini, diantarnya anak sekolah banyak tidak bersekolah dengan alasan karena jalan rusak, para ibu yang aktifitasnya mengantar anaknya untuk sekolah PAUD juga dengan sengaja membiarkan anaknya tidak bersekolah dengan alasan malas mau ngantar anaknya sekolah karena jalan rusak apalagi dengan kondisi musim hujan. Selain itu masyarakat petani kewalahan untuk mengeluarkan hasil panenya dengan kondisi jalan sepeti ini karena memakan biaya besar, para pedagang sayuran dan sebagainya dengan motor darat juga tidak ada yang mau jualan degan alasan yang sama sehingga masyarakatpun tak jarang makan tanpa sayur karena berharap kepada pedagang itu.

Bicara secara luas Kecamatan Terentang jangankan berharap memiliki jalan beraspal, jalan berabat beton berukuran lebar saja sulit ditentukan, saat ini kondisi yang sebenarnya bahkan ada desa yang tak bisa ditempuh melalui Jalur Darat, padahal Kecamatan Terentang bila dibandingkan jaraknya dengan kecamatan lain yang ada di Kabupaten Kubu Raya ini berada lebih dekat, tapi pada kenyataannya bicara perekonomian, perkembannya malah jauh tertinggal, pertanyaannya mengapa?

Pemerintah Desa Teluk Empening saat ini sedang mengkerahkan warganya untuk bergotong royong membenahi jalan tersebut secara swadaya dengan tambal sulam jalan yang rusak, meski tidak seberapa panjang yang dapat ditambal paling tidak dapat membangkitkan gairah siswa siswi yang bersekolah. Karena jalan ini merupakan poros kabupaten makanya tidak dianggarkan melalui Dana Desa atau ADD.

Gotong Royong itu memang harus ada namun dengan luas wilayah yang ada masyarakatpun juga tidak mampu kata Kades Teluk Empening Muhammad Firdaus, saat ini Jalan Lingkungan saja masih jadi persoalan yang belum terselesaikan apalagi jalan poros yang memang sudah menjadi tanggung jawab kabupaten, lanjut kades. Agar persoalan ini cepat teratasi sangat diperlukan peran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya khususnya.

Percepatan penyelsaian jalan poros ini sangat berpengaruh dengan perkembangan perekonomian Kecamatan Terentang khususnya, sehingga peningkatan jalan poros ini mau tidak mau harus menjadi perioritas pembangunan di tahun 2017, namun ini dikembalikan lagi kepada Pemerintah kabupaten Kubu Raya apakah tahun 2017 dapat di anggarkan.

Berdasarkan pengakuan Kepala Desa Teluk Empening, pengajuan untuk mengatasi jalan ini sudah sering kali pihak desa mengajukan permohonan bahkan sudah sejak Kades sebelumnya Bapak Arpandi, namun pada kenyataannya hingga saat ini masih juga belum terealisasi.

Pemerintah Desa Teluk Empening sangant berharap sekali masalah jalan ini dapat diselesaikan di tahun 2017, karena jika tidak ini akan berdampak pada perkembangan Kecamatan Terentang umumnya dan Desa Teluk Empening Khususnya.